Dalam memajukan
sektor pertanian pemerintah telah melakukan langkah-langkah. Mulai dari
pemberiah subsidi tani hingga pembentukan kelompok tani (PokTan) diberbagai desa.
Dalam pengelolaannya Kelompok Tani di gabungkan dalam satu wadah koordinasi
daerah yakni Gabungan Kelompok Tani (GaPokTan). Pada perinsipnya Gabungan
Kelompok Tani merupakan gabungan dari beberapa Kelompok Tani yang melakukan
usaha agribisnis diatas prinsip kebersamaan dan kemitraan sehingga mencapai
peningkatan produksi dan pendapatan usaha tani bagi anggotanya dan petani
lainnya. keberadaan Gabungan Kelompok Tani diharapkan dapat mengelola sektor
pertanian dengan baik dan professional. Namun pada realitasnya ada beberapa hal
yang belum maksimal dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani di kabupaten Sumenep
khususnya kecamatan Guluk-guluk, salah satunya dalam sistem pendistribusian
hasil tani para anggotanya dan petani lainnya.
Minimnya SDM dalam
Kelompok Tani berimplikasi terhadap pengelolaan sektor pertanian. Dalam
mengatasi permasalahan Sumber Daya Manusia, penulis memberikan gagasan yakni Program
Pengembangan Pertanian melalui Pelatihan Pembuatan Website Gapoktan Sebagai
Solusi Media Distribusi Hasil Tani (produk) Gapoktan Kecamatan Guluk-guluk
Kabupaten Sumenep. Konsep pemberian pelatihan website yaitu mulai dari
pemberian pengenalan dasar internet hingga proses pembuatan website
distribusinya.
Adapun beberapa metode
pelaksanaan yang akan diterapkan sebagai berikut : Konsultasi, Pengumpulan Data
Gapoktan Yang Akan Dilatih, Koordinasi Dengan Pihak Pt. Telkom Kabupaten
Sumenep, Penyusunan Jadwal Pelatihan, Persiapan Saran Dan Prasarana, Pemberntukan
Organisasi Kerja, Tahap Pelaksanaan Dan Kontrol serta Tahap Evaluasi dan
Perbaikan Pelatihan.
Output yang
diperoleh pada program ini adalah terciptanya media distribusi hasil tani yang
efektif dan efisien serta sesuai dengan perkembangan teknologi yakni berupa
website gapoktan. Tidak hanya itu, dari program ini output yang diperoleh juga
terciptanya sumber daya manusia pada kelompok tani yang berkualitas, uptodate
serta paham teknologi sebagai upaya perkembangan sektor pertanian kabupaten
Sumenep.
Keyword :
Website Gapoktan, Media Distribusi Hasil
Tani, Teknologi, Gapoktan, SDM Gapoktan.
A.
PENDAHULUAN
Kabupaten Sumenep merupakan suatu kabupaten yang terletak
di ujung timur pulau Madura. Sumenep terletak dihamparan lautan dan daratan
yang unik dan potensial. Mayoritas perekonomian masyarakatnya bergantung
terhadap sektor pertanian. Hal tersebut didukung oleh letak geografisnya, yang
dimana lahan pertanian kabupaten Sumenep mencapai 50 % dari luas wilayah
kabupaten Sumenep yakni luas lahan pertanian mencapai 1.130 KM2 dari luas
wilayah 2.093 KM2[1].
Sehingga dapat dikatakan bahwasanya kabupaten Sumenep merupakan wilayah yang
berbasis pertanian.
Dalam memajukan sektor pertanian pemerintah telah
melakukan langkah-langkah. Mulai dari pemberiah subsidi tani hingga pembentukan
kelompok tani (PokTan) diberbagai desa. Dalam pengelolaannya Kelompok Tani di
gabungkan dalam satu wadah koordinasi daerah yakni Gabungan Kelompok Tani
(GaPokTan) . Pada perinsipnya Gabungan Kelompok Tani merupakan gabungan dari
beberapa Kelompok Tani yang melakukan usaha agribisnis diatas prinsip
kebersamaan dan kemitraan sehingga mencapai peningkatan produksi dan pendapatan
usaha tani bagi anggotanya dan petani lainnya[2].
keberadaan Gabungan Kelompok Tani diharapkan dapat mengelola sektor pertanian
dengan baik dan professional. Namun pada realitasnya ada beberapa hal yang
belum maksimal dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani di kabupaten Sumenep, salah
satunya dalam sistem pendistribusian hasil tani para anggotanya dan petani
lainnya.
Sebenarnya banyak hasil tani bahkan hasil pengolahan
hasil tani yang berprestasi salah satu kecamtan Guluk-guluk yaitu kelompok tani
Barokah Kecamtan Guluk-guluk yang lolos lomba agrobisnis kedelai tingkat
nasional[3].
Namun minimnya SDM dalam Kelompok Tani berimplikasi terhadap pengelolaan sektor
pertanian khususnya dikabupaten Guluk-guluk. Di era yang penuh dengan kemajuan
teknologi seperti sekarang ini, harusnya pengelolaan hasil pertanian sudah
serba teknologi khususnya pada masalah distribusi. Sekarang sudah marak
pendistribusian produk via online baik media sosial, blog ataupun website.
Gabungan Kelompok Tani dapat menggunakan media website dalam pendistribusian
hasil tani anggotanya ataupun petani lainnya. Website merupakan media yang
sangat efektif dan efiesien, kita tidak perlu repot dalam menggunakan tenaga
dalam mendistribusikan hasil tani. Admin Gapoktan hanya duduk didepan komputer
lalu tinggal menunggu konsumen yang berkunjung kewebsite Gapoktan.
Solusi distribusi berbasis website bisa dijadikan suatu
alternatif yang sangat bagus oleh Gapoktan. Akan tetapi SDM di kecamtan
Guluk-guluk kabupaten Sumenep tidaklah seperti apa yang kita harapkan khususnya
para pengurus /Anggota Gapoktan. Dalam realisasi sistem distribusi berbasis
website yang pertama dipersiapkan adalah SDM untuk mengelola website. Sehingga
dari latar belakang tersebut penulis mengajukan suatu gagasan karya tulis
ilmiah yang berjudul “Program Pengembangan Pertanian melalui
Pelatihan Pembuatan Website Gapoktan Sebagai Solusi Media Distribusi Hasil Tani
(produk) Gapoktan Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep”. Dengan
adanya pelatihan tersebut penulis berharap Gapoktan dapat membangun dan
mengelola website sebagai media distribusi hasil tani anggotanya dan juga
petani lainnya di daerah kecamatan Guluk-guluk kabupaten Sumenep.
Tujuan dilakukannya program ini yaitu untuk : menjelaskan
sistem distribusi yang dilakukan oleh Gabungan Kelompok Tani kecamatan
Guluk-guluk kabupaten Sumenp, untuk menjelaskan Konsep yang akan ditawarkan
untuk Mengefektifkan distribusi hasil Tani Gabungan Kelompok Tani kecamatan
Guluk-guluk kabupaten Sumenep, Menjelaskan tentang website Gapoktan sebagai
media distribusi hasil tani, Menjelaskan tentang metode-metode yang akan
diterapkan dalam pelatihan website Gabungan Kelompok Tani kecamatan Guluk-guluk
kabupaten Sumenep sebagai media distribusi.
Ada capaian yang pasti ingin dicapai dalam pelaksanaan
program in. Luaran yang diharapkan dalam program ini adalah terciptanya suatu
media distribusi hasil tani dari Gapoktan Kecamatan Guluk-guluk kabupaten
Sumenep berupa website gapoktan sehingga ketika ada hasil tani ataupun hasil
pengolahan produk hasil tani dapat terdistribusi dengan baik. Serta terciptanya
kualitas anngota gapoktan yang selaras dengan jaman khususnya pada dewasa ini
zaman yang penuh dengan teknologi. Sehingga dengan adanya pemahaman teknologi
yang pengolalaan pertanian khususnya pada media informasi dan distribusi dapat
terlaksana sesuai dengan konsep perkembangan IPTEK.
Adapun manfaat yang diberikan dalam pelaksanaan program
ini yaitu :
1.
Manfaat Teoritis
Sebagai bahan kajian dan analisa untuk pengurus Gapoktan
kecamtan Guluk-guluk kabupaten Sumenep dalam mengelola distribusi hasil tani
sehingga tercipta media distribusi yang sesuai dengan harapan anggotanya
ataupun petani lainnya di Sumenep.
2.
Manfaat Praktis
a.
Bagi Penulis
Menambah pengetahuan tentang sektor pertanian, Gabungan
Kelompok Tani, serta sistem distribusi hasil pertanian di kabupaten Sumenep.
b.
Bagi Petani
Dapat memberi solusi tentang media distribusi sehingga
hasil tani yang melimpah dapat terdistribusikan dengan baik khususnya kecamatan
Guluk-guluk.
c.
Bagi GaPokTan /
Pemerintah
Memberikan gagasan/ide pada pemerintah khususnya GaPokTan
dalam mengelola sektor pertanian khususnya pada segi distribusi hasil tani.
B.
PERTANIAN DAN GAPOKTAN KECATAN GULUK-GULUK , KABUPATEN
SUMENEP
Kabupaten Sumenep merupakan suatu kabupaten yang terletak
di ujung timur pulau Madura. Sumenep terletak dihamparan lautan dan daratan
yang unik dan potensial. Mayoritas perekonomian masyarakatnya bergantung
terhadap sektor pertanian. Hal tersebut didukung oleh letak geografisnya, yang
dimana lahan pertanian kabupaten Sumenep mencapai 50 % dari luas wilayah
kabupaten Sumenep yakni luas lahan pertanian mencapai 1.130 KM2 dari luas
wilayah 2.093 KM2. Sehingga dapat dikatakan bahwasanya kabupaten Sumenep merupakan
wilayah yang berbasis pertanian.
Dalam pengelolaan pertanian, pemerintah mengembangkan
Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani sesuai pedoman pedoman penumbuhan dan
pengembangan Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani[4],
sehingga Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani dipandang dapat mengelola
sektor pertanian dengan baik dan professional. Banyak prestasi yang telah
diraih Kelompok Tani kabupaten Sumenep ,
salah satu contohnya pada tahun 2009 Kelompok Tani Barokah desa Guluk-guluk
berhasil meraih juara pertama nasional pada kejuaraan agrobisnis kedelai. Disamping
banyak prestasi yang diperoleh ada beberapa hal yang dinilai kurang efektif dan
efisien pengelolaannya pada Gabungan Kelompok Tani yakni pada sistem
Distribusi. Dengan adanya perkembangan teknologi ini Gabungan Kelompok Tani
dapat membangun media distribusi yang dapat diakses oldh orang banyak. Salah
satu alternatifnya yaitu dengan via online atau biasa dikenal website.
C.
WEBSITE SEBAGAI SOLUSI MEDIA DISTRIBUSI GAPOKTAN
Distribusi merupakan suatu proses penyaluran hasil olahan
dari produsen agar sampai pada konsumen yang tersebar luas. Distribusi tidak
hanya dibahas pada lingkup teoritis namun yang paling penting saat aplikasinya.
Perlu adanya suatu media dalam suatu pendistribusian agar tujuan distribusi
bisa tercapai. Banyak sekali pemanfaatan media, mulai dari perantara manusia,
media cetak, media cetak, media elektronik hingga yang marak pada hari ini
adalah media online. Kemajuan teknologi berpengaruh besar terhadap kemajuan
ekonomi mulai dari infromasi ekonomi
hingga berguna sebagai media distribusi (http://fasisfirst.blogspot.com/2009/07/pengaruh-teknologi-terhadap-pertumbuhan.html)
Banyak sekali pemanfaatan teknologi internet dijadikan
media distribusi, contoh-contoh yang sukses seperti halnya :
-
Dan lain sebagainya
Penggunaan website sebagai media distribusi sangatlah
efektif dan efisien. Karena baik produsen dan konsumen tidak kerepotan dalam
meakukan transaksi. Akan tetapi ada faktor yang paling urgen dalam pengelolaan
distribusi Gapoktan yang berbasis teknologi website yakni masalah Sumber Daya
Manusia. Maka ketika melihat realitas kapasitas Sumber Daya Manusia Gapoktan
tidaklah seperti yang kita harapkan. Maka dari itu perlu adanya suatu pelatihan
untuk pengetahuan website distribusi Gabungan Kelompok Tani agar
pendistribusiannya dapat dikelola dengan baik.
D.
PELATIHAN PEMBUATAN WEBSITE GAPOKTAN
Dalam mengatasi permasalahan Sumber Daya Manusia, penulis
memberikan gagasan yakni pelatihan pembuatan website untuk GAPOKTAN kecamatan
Guluk-guluk kabupaten Sumenep. Konsep pemberian pelatihan website yaitu mulai
dari pemberian pengenalan dasar internet hingga proses pembuatan website
distribusinya. Kebetulan sejak tahun 2013 PT.Telkom Kabupaten Sumenep melakukan
program melek IT di kabupaten Sumenep. Sehingga disini pelatihan yang kami
gagas dapat berkerja sama dengan PT.Telkom Kabupaten Suemenep. PT. Telkom
menyediakan sarana dan prasarana (10 PC full internet) dan pengelolaan materi
di kelola oleh penulis sebagai penggagas.
Dalam implementasi program, ada beberapa tahapan metode pelaksanaan yang dilakukan
yaitu:
1.
KONSULTASI
Metode ini
dilakukan untuk perumusan konsep dan proposal agar lebih maksimal. Konsultasi
dilakukan terhadap berbagai pihak sesuai dengan konsep program yang dirumuskan,
yang meliputi :
a.
Dosen Pembimbing
Konsultasi pada dosen pembimbing dilakukan untuk menyusun
konsep program dan perampungan proposal.
b.
Ketua Gapoktan Guluk-guluk
Konsultasi yang dilkukan pada ketua gapoktan Guluk-guluk
bermaksud untuk mengetahui tentang data-data gapoktan.
c.
PT. Telkom Sumenep
Konsultasi ini dilakukan untuk menjalin kerja sama dalam
peminjaman sarana dan prasarana kebutuhan pelatihan yang mungkin bisa
diselaraskan dengan anggeda yang dimiliki oleh PT.Telkom Sumenep.
2.
OBSERVASI
Metode
ini dilakukan pada awal pelaksanaan pembinaan. Kami dari tim PKMM melakukan
survey ke lapangan (objek) dan wawancara dengan beberapa tokoh masyarakat,
kepala desa mencari informasi tentang gapoktan kecamatan Guluk-guluk. Hal ini
dilakukan oleh tim untuk mempermudah tim dalam memahami kondisi peserta serta
mencoba melakukan adaptasi dengan peserta. Selain itu untuk mempermudah tim
dalam menentukan solusi-solusi dalam pembelajaran nantinya.
3.
PENGUMPULAN DATA GAPOKTAN YANG AKAN DILATIH.
Metode ini dilakukan setelah
melakukan konsultasi pada ketua Gapoktan Sumenep. Setelah mendapat data-data
tentang Gapoktan termasuk data-data anggota maka dapat ditentukan beberapa
anggota Gapoktan Kecamatan Guluk-guluk yang siap untuk dilatih membuat website
Gapoktan. Setelah didata ada 20 orang anggota dari 7 Kelompok Tani Guluk-guluk.
Sebagaimana pada tabel berikut :
No
|
Nama
|
Alamat
|
Kelompok Tani
|
1
|
Nur Ida
F
|
Ds.
Guluk-Guluk Timur
|
KWT. MAWAR
|
2
|
Qamariyah
|
Dsn.Brakas
Laok – Ds. Guluk-guluk Timur
|
KWT.
MAWAR
|
3
|
Afifah
|
Dsn.
Kadibas – Ds. Guluk-guluk Timur
|
KWT.
MAWAR
|
4
|
Halimatus
Sakdiyah
|
Ds.
Katawang Laok
|
KWT.
MELATI PUTIH
|
5
|
Siti
Hatijah
|
Dsn.Duko
– Ds. Katawang Laok
|
KWT.
MELATI PUTIH
|
6
|
Latifah
|
Ds.
Bragung
|
KWT.
SEKAR WANGI
|
7
|
Nur
Hasanah
|
Ds.
Bragung
|
KWT.
SEKAR WANGI
|
8
|
Kamila
Eltiha
|
Ds.
Bragung
|
KWT.
SEKAR WANGI
|
9
|
Damiri
|
Dsn.Legung
– Ds. Payudan Dundang
|
KT.
BINTANG TUJUH
|
10
|
Jamil
|
Dsn.
Masaran – Ds. Payudan Dundang
|
KT.
BINTANG TUJUH
|
11
|
Dussalam
|
Dsn.
Gunung – Ds. Payudan Dundang
|
KT.
BINTANG TUJUH
|
12
|
Syafrawi
|
Dsn.
Pordapor Barat – Ds.Pordapor
|
KT.
TARUNA BUMI
|
13
|
Abd
Hayyi
|
Dsn.
Pordapor Barat – Ds.Pordapor
|
KT.
TARUNA BUMI
|
14
|
Sunari
|
Dsn.
Pordapor Barat – Ds.Pordapor
|
KT.
TARUNA BUMI
|
15
|
Moh.
Mulyadi
|
Dsn.
Lebille – Ds. Bakiong
|
KT.
SEJAHTERA
|
16
|
Badri
|
Dsn.
Lebille – Ds. Bakiong
|
KT.
SEJAHTERA
|
17
|
Arsa’ie
|
Dsn.
Lebille – Ds. Bakiong
|
KT.
SEJAHTERA
|
18
|
Shalehoddin
|
Dsn.
Artakoh – Ds. Payudan Daleman
|
KT.
HARAPAN MULYA
|
19
|
K. Ach
Syuja’ie R
|
Dsn. Artakoh
– Ds. Payudan Daleman
|
KT.
HARAPAN MULYA
|
20
|
Shuja’ie
|
Dsn.
Artakoh – Ds. Payudan Daleman
|
KT.
HARAPAN MULYA
|
Tabel 1.0 Data Kelompok Tani Guluk-guluk (Peserta)
4.
PENYUSUNAN JADWAL PELATIHAN
Setelah mengetahui data-data
peserta pelatihan, selanjutnya yang perlu dirumuskan yaitu jadwal pelatihan.
Jadwal pelatihan dirumuskan sesuai dengan jadwal yang kira-kira peserta dapat hadir. Karena
melihat kesibukan Peserta maka perlu analisa yang sedikit lama dalam merumuskan
jadwal hingga jadwal dapat dirampungkan. Jadwal sebagai berikut ;
No
|
Waktu
|
Pertemuan
|
Materi
|
1
|
Selasa,
24 Februari 2015
|
Pertemuan
1
|
Sosialisasi
Program Monev terhadap Poktan (Kelompoktani) dan Kurikulum pelatihan
|
2
|
Selasa
03 Maret 2015
|
Pertemuan
2
|
Memberikan
Materi Pertama Pelatihan (Persiapan Program Firefox, Xampp, Dreameweaver dan
Photoshop serta dilanjutkan Istalasi)
|
3
|
Selasa,
10 Maret 2015
|
Pertemuan
3
|
Pemberian
Materi Kedua Pelatihan (Instalasi CMS yang akan digunakan yaitu JOOMLA 3)
|
4
|
Selasa,
17 Maret 2015
|
Pertemuan
4
|
Pemberian
Materi Ketiga Pelatihan (Pengenalan Konten di JOOMLA 3)
|
5
|
Selasa,
24 Maret 2015
|
Pertemuan
5
|
Pemberian
Materi Keempat Pelatihan (Pengenalan Template dan Modifikasi Template)
|
6
|
Selasa,
31 Maret 2015
|
Pertemuan
6
|
Pemberian
Materi Kelima Pelatihan (Modifikasi Header Template Atau Header Website)
|
7
|
Selasa,
07 April 2015
|
Pertemuan
7
|
Pemberian
Materi Keenam Pelatihan (Modifikasi Menu Template Atau Menu Website)
|
8
|
Selasa,
14 April 2015
|
Pertemuan
8
|
Pemberian
Materi KetujuhPelatihan (Desain Module JOOMLA 3 Atau Module Website)
|
9
|
Selasa,
21 April 2015
|
Pertemuan
9
|
Pemberian
Materi Kedelapan Pelatihan (Posting Artikel)
|
10
|
Selasa,
28 April 2015
|
Pertemuan
10
|
Follow
Up Materi Pelatihan
|
Tabel 1.1 Jadwal Kegiatan Pelaksanaan Program Pelatihan
5.
TAHAP PELAKSANAAN
Pelaksanaan pelatihan dalam program
ini kepada para peserta dilakukan dengan beberapa sub latihan. Terlebih dahulu
dilakukan dengan mengelompokkan perkelompok tani, kemudian kelompok tani
tersebut diarahkan jadwal tertenu. Metode pengajaran yang dilakukan 30% materi
70% Praktek.. Kegiatan dilaksanakan selama sepuluh (10) minggu dimana setiap
minggu dengan materi berbeda durasi waktu pengajaran sekitar tiga (3) jam dalam
setiap pertemuan.
6.
TAHAP EVALUASI
Evaluasi
dilakukan dua kali. Evaluasi pertama dilakukan untuk mengetahui daya tanggap
peserta terhadap pelajaran memahami dan praktek pembuatan website Gapoktan. Evaluasi kedua
dilakukan untuk mengetahui Keberhasilan program yang diterapkan pada Anggota Gapoktan kecamatan Guluk-guluk. Untuk menilai
sejauh mana program yang lakukan
berjalan sesuai dengan tujuan yang dirumuskan diawal program.
Tahapan dalam
pelaksanaan program Program Pengembangan
Pertanian Melalui Pelatihan Pembuatan Website Gapoktan Sebagai Solusi Media
Distribusi Hasil Tani (Produk) Gapoktan Kecamatan Guluk-guuk Kabupaten Sumenep digambarkan secara jelas pada tabel
desain program berikut :
No
|
Kegiatan
|
Bulan 1
Minggu Ke
|
Bulan 2
Minggu Ke
|
Bulan 3
Minggu Ke
|
Bulan 4
Minggu Ke
|
||||||||||||
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
1
|
Konsultasi
|
||||||||||||||||
2
|
Observasi
|
||||||||||||||||
3
|
Administrasi dan
Penjadwalan
|
||||||||||||||||
4
|
Kegiatan Pelaksanaan
|
||||||||||||||||
5
|
Evaluasi
|
||||||||||||||||
Tabel 1.2 Jadwal Kegiatan Tahapan Pelaksanaan Program
E.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Dengan melalui tahapan demi tahapan langkah hingga akhir
pelaksanaan Program Pengembangan
Pertanian Melalui Pelatihan Pembuatan Website Gapoktan Sebagai Solusi Media
Distribusi Hasil Tani (Produk) Gapoktan Kecamatan Guluk-guuk Kabupaten Sumenep,
sesuai dengan target yang telah ditentukan yakni terciptanya website gapoktan sebagai
media distribusi hasil tani telah tercapai secara sukses. Berikut hasil website
karya anggota/ peserta pelatihan dari kelompok tani :
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
||||||
Gambar 1.0 Hasil Pelatihan Website Gapoktan Guluk-guluk
F.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil dari pelaksanaan Program Pengembangan Pertanian Melalui Pelatihan Pembuatan Website
Gapoktan Sebagai Solusi Media Distribusi Hasil Tani (Produk) Gapoktan Kecamatan
Guluk-guuk Kabupaten Sumenep ada beberapa yang menjadi simpulan pada program ini yaitu
:
-
Perkembangan sektor
pertanian kabupaten Sumenep cukup bagus dilihat dari beberapa prestasi
pertanian serta hasil tani yang melimpah. Namun minim media distribusi yang
efektif dan efisien dalam pemasaran hasil tani Sumenep.
-
Dengan perkembangan
teknologi, website menjadi media yang paling tepat sebagai solusi distribusi
hasil tani kabupaten Sumenep terutama kecamtan Guluk-guluk.
-
Tahapan pelaksanaan
program terlaksanan dengan baik mulai dari Berkonsultasi, Pengumpulan Data Gapoktan Yang Akan Dilatih,
Koordinasi Dengan Pihak Pt. Telkom Kabupaten Sumenep, Penyusunan Jadwal
Pelatihan, Persiapan Saran Dan Prasarana, Pemberntukan Organisasi Kerja, Tahap
Pelaksanaan Dan Kontrol serta Tahap Evaluasi dan Perbaikan Pelatihan. Hal ini
dapat dikatakan sukses karena target capaian yang disusun telah tercapai dengan
baik yakni terciptanya website gapoktan kecamatan Guluk-guluk kabupaten
Sumenep.
-
Telah dihasilkan beberapa bukti nyata tersusunya website gapoktan kecamatan
Guluk-guluk kabupaten Sumenep sebagaimana telah digambarkan pada pembahasan
diatas. Dengan bukti dapat membuat website secara otomatis SDM Gapoktan
kabupaten Sumenep yakni peserta program pelatihan telah dapat dikatakan paham
dalam mengelola website gapoktan media distribusi hasil tani.
DAFTAR PUSTAKA
Peraturan Mentri
Pertanian, Nomor 273/Kpts/Ot.160/4/2007, Tanggal : 13 April 2007
Wikipedia :
Kabupaten Sumenep. Online. http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten-Sumenep (diakses : 20 Januari 2015)
Wikipedia :
Kabupaten Sumenep. Online http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten-Sumenep (diakses : 20
Januari 2015)
Wartawan Detik : Kelompok
Tani Guluk-guluk Kabupaten Sumenep Juara Nasional Agrobisnis Kedelai . Online
http://www.detik.com/gapoktan-sumenep-juara-nasional-agrobisnis-kedelai (diakses : 20 Januari 2015)















Harrah's Casino & Hotel - Mapyro
BalasHapusHarrah's Casino & Hotel. 777 Harrah's 통영 출장마사지 Blvd S, 안성 출장마사지 Atlantic 동두천 출장안마 City, NJ 08401 - Use this simple form to find hotels, 창원 출장마사지 motels, and other 춘천 출장마사지 lodging near Harrah's
joya shoes 168x4uwvae034 joyaskodanmark,joyaskonorge,joyaskorstockholm,joyacipo,zapatosjoya,joyaschoenen,scarpejoya,chaussuresjoya,joyaschuhewien,joyaschuhedeutschland joya shoes 596v7fktis913
BalasHapus